Horee akhirnya Ayla dan Aysha punya blog.
Yuk kenalan dengan Ayla dan Aysha
Kami adalah bayi kembar yang lahir pada Jumat, 13 Maret 2015.
yuuukk... ikuti kisah kami yang mengesankan ini.
ayla dan aysha adalah bayi pertama saya. penuh perjuangan untuk bisa memiliki mereka. saya akan cerita prosesnya, bertahap. mengapa? ada banyak pertanyaan seputar langkah yang telah saya lalui.
ya, mereka bayi unik. perjuangan pamungkas saya untuk bisa hamil. setelah tujuh tahun menikah, usaha sana sini, akhirnya saya berhasil hamil. yey!
apa yang saya lakukan? ikut program bayi tabung.
kapan? mulainya mei 2014, berhasil hamil juli 2014
dimana? rumah sakit di Penang, Malaysia
Bagaimana prosesnya? waaahhh, yg ini boleh lah lihat page Pengalaman Proses Bayi Tabung
Mengapa saya dan suami memilih program bayi tabung?
Setelah menikah, saya dan suami langsung berencana segera memiliki bayi. hari demi hari, minggu demi minggu. ternyata bisa hamil itu susah juga ya.
ya sudah, kita mulai coba "usaha sampingan". Saran dan masukan dari teman, saudara dan rekan untuk coba "berobat kampung" kami ikuti. at least, usaha model begini #percaya gak percaya, bisa menstimulasi hormon2 kesuburan kami, lalu mensugesti otak belakang, dan ujug2 bisa hamil.
Berbagai ramuan, syarat dan obat berusaha kami penuhi. jamu, buah ini itu, air ini itu, daun2 bahkan saya pernah meminum telur itik mentah dicampur perasan jeruk nipis, dan akhirnya muntah. Enough!
berobat dokter juga kami lakukan. pengalaman pertama ke dokter dekat rumah. Hanya diberi ceramah singkat, dan dibekali obat2 "penyubur". Hasilnya? seminggu setelah konsumsi obat tersebut, saya haid diluar jadual yang keluarnya gak kira2. segera saya ke dokter Obgyn yang lain. konsultasi dan berkeluh kesah pengalaman dengan dokter sebelumnya. akhir cerita, saya dibekali obat penghenti haid. lalu dibekali obat lain supaya cepat hamil. ya, gak jauh2 hormon lagi.
pada waktu yang sudah ditetapkan, saya konsumsilah obat dari dokter kedua. hasilnya? sama saja. haid gila2an seperti pendarahan.
Beralih ke dokter berikutnya. salah seorang ahli fertility terkenal di kota saya. kembali saya mengulang cerita sebelumnya. singkat cerita, diberi kami obat2 hormon untuk sebulan. seminggu dua minggu berlalu, karena tidak ada keluhan yang mengerikan. kami tetap rajin mengkonsumsinya.
kebetulan suami saya punya keluhan batu ginjal, atas saran dokter spesialis, pergilah kami menuju salah satu rumah sakit di Penang. ceritanya untuk tindakan laser si batu ginjal ini. bertanyalah dokter, apakah suami saya sedang mengkonsumsi obat2 tertentu? dengan polosnya saya menjelaskan bahwa kami sedang berusaha memiliki anak. ya, kami mengkonsumsi obat dari dokter fertility. saya menunjukkan obat jatah suami. si dokter manggut2 mengamati obat tersebut. tiba2 diangkatnya telepon. kami terus mengamatinya dalam keheningan. ternyata beliau berbicara dengan dokter fertility di RS yang sama. ekspresinya kaget, geleng2, kemudian telepon ditutup. dengan mimik serius dia berkata tegas "stop konsumsi obat ini, ini obat penyubur untuk wanita" WHAT???!!!
Itu pengalaman paling mengerikan dan puncak kesabaran saya menghadapi dokter. So, kami putuskan untuk sementara tidak menjumpai dokter dulu, hingga hilanglah trauma ke dokter fertility. ketika saya haid dan sakit perut teramat sangat. ternyata ada kista 4-6cm bersarang di rahim.
Segera saya ditemani suami mengunjungi "dokter yang jelas" di Medan. dalam arti, sudah diakui keahliannya untuk menyelesaikan aneka penyakit di rahim dan ahli fertility juga. setelah beberapa kali kunjungan, kami putuskan untuk mengikuti pengambilan kista dengan metode laparoskopi. beberapa minggu setelah rahim bersih, kami konsultasi lagi. sang dokter menyarankan kami berusaha hamil normal. dan membekali kami obat2an hormon #lagi.
Dan waktu terus berlalu. tidak terasa 7 tahun kami masih berdua. Supaya terasa ada keramaian di rumah, kami pun memelihara kucing. Hanya kucing2 inilah yang menanti kami pulang. ketika malam datang dan sunyi mengintai.
Akhirnya, suatu hari di pertengahan 2014, kami membuat keputusan besar: memutuskan segera program hamil. secara serius dengan total. ya kali ini kami sangat serius. benar2 serius. (bersambung)